Tayang. Sukses di bioskop tanah air dengan penonton lebih dari 800 ribu penonton, film horor-aksi terbaru dari MAGMA Entertainment, Badut Gendong, melebarkan sayap terornya ke panggung internasional. Film garapan sutradara Charles Gozali, resmi mulai tayang serentak di berbagai jaringan bioskop Malaysia sejak 25 Juni 2026.

‘Kehadiran’ film yang merupakan bagian dari semesta Qodrat ini ditandai melalui Gala Premiere yang megah. Suasana bioskop berubah mencekam sekaligus meriah dengan kehadiran para performer yang mengenakan topeng dan kostum lengkap Badut Gendong, menyapa langsung para tamu undangan yang hadir.

Sebagai proyek kolaborasi berskala besar antara Indonesia dan Malaysia, acara ini turut dihadiri oleh Linda Gozali selaku produser, serta jajaran produser eksekutif papan atas dari Malaysia yang membidani lahirnya film ini.

“Badut Gendong adalah narasi yang sangat memikat. Melalui gaya penyutradaraan khasnya, Charles Gozali berhasil membawa penonton masuk ke dalam dunia yang penuh tensi tinggi dan mistisisme yang pekat. Kualitas produksi film ini sangat luar biasa dan terbukti mampu menarik perhatian di kancah internasional. Kami merasa sangat terhormat dapat menjadi bagian penting dari proyek luar biasa ini,” ungkap Datuk Ahmad Izham Omar, CEO Komet Productions.

Kelanjutan Semesta Qodrat

Cross_Universe. Penayangan Badut Gendong di Malaysia menjadi langkah strategis untuk melanjutkan legasi film Qodrat 2 yang sebelumnya sukses meneror penonton Malaysia pada 17 April 2025 lalu. Film ini juga berfungsi sebagai batu pijakan krusial yang memperkenalkan sosok villain utama yang akan berhadapan langsung dengan Ustaz Qodrat di masa depan.

Produser MAGMA Entertainment, Linda Gozali, menjelaskan visi besar di balik keputusan berani membangun persilangan semesta (cross-universe) ini.

“Membentuk cross-universe dari Qodrat melalui Badut Gendong adalah keputusan yang menantang sekaligus berisiko. Namun, hal ini harus dilakukan demi menciptakan sosok lawan yang setimbang bagi Ustaz Qodrat, bukan hanya dari segi kekuatan supranatural, melainkan dari kedekatan emosionalnya dengan penonton. Kisah karakter Darso didasarkan pada realitas sosial hari ini; tentang orang-orang kecil yang tak terlihat dan mudah terlupakan. Pada intinya, Badut Gendong adalah refleksi mendalam dari empati dan kegigihan manusia,” jelas Linda Gozali. 

Seluruh informasi berkaitan dengan penayangan film Badut Gendong di Malaysia, bisa diikuti melalui akun instagram @magmaent, @astroshaw, @komet_productions, dan @skopofficial_